Program Mengaji Pagi SDN Kedawung Kulon II Sukses Khatam, Wali Murid Beri Apresiasi

Admin · 22 Sep 2026, 21:53 WIB · 41 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Program Mengaji Pagi SDN Kedawung Kulon II Sukses Khatam, Wali Murid Beri Apresiasi

PASURUAN, java66news.com – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kedawung Kulon II, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, kembali merampungkan program rutin tadarus Al-Qur’an (khataman) untuk periode tahun 2026. Program mengaji pagi yang digulirkan sejak tahun 2024 ini berhasil diselesaikan para siswa lebih cepat dari target tahunan biasanya.

Kepala SDN Kedawung Kulon II, Eni Cahya Wijayati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan piket mengaji pagi untuk periode tahun ini diawali pada Januari 2026. Berkat kedisiplinan para siswa, kegiatan membaca Al-Qur’an tersebut berhasil diselesaikan (khatam) pada Senin (21/9/2026).

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

“Biasanya kegiatan mengaji pagi baru khatam pada bulan Desember. Namun, untuk tahun ini alhamdulillah bisa diselesaikan lebih awal pada bulan September,” ujar Eni kepada java66news.com, Selasa (22/9/2026).

Eni menceritakan momen unik saat khataman tersebut berlangsung. Pada Senin kemarin, ia sempat menegur para siswa kelas 6 karena mengira mereka masih membaca Juz Amma (Juz 30). Namun, saat pelaksanaan piket mengaji oleh siswa kelas 5 pada Selasa pagi, terkonfirmasi bahwa bacaan telah kembali ke Surah Al-Baqarah (Juz 1). Hal itu menandakan bahwa giliran membaca Juz 30 oleh kelas 6 pada hari Senin sebenarnya merupakan penutup dari rangkaian khataman.

Program pembiasaan karakter ini menerapkan sistem piket bergilir harian, dimulai dari siswa kelas 6 pada hari Senin hingga siswa kelas 1 pada hari Sabtu.

Program positif ini pun mendapat sambutan hangat dari para orang tua murid. Khustiyah, salah satu wali murid SDN Kedawung Kulon II, mengaku senang dan bangga dapat mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an dari anak-anak setiap pagi di lingkungan sekolah.

“Kami sangat senang karena kegiatan mengaji tidak hanya didapatkan anak-anak di Madin (Madrasah Diniyah) atau TPQ saja, tetapi juga dibiasakan di sekolah dasar. Para orang tua bahkan makin semangat mengantarkan anaknya saat mendapat giliran piket mengaji pagi,” ungkap Khustiyah.

Melalui kegiatan rutin sebelum jam pelajaran dimulai ini, pihak sekolah bersama para orang tua berharap dapat terus membentuk generasi muda yang religius dan memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an sejak dini.(Ebs/Puj)

41 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *