PASURUAN — java66news.com Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Jawa Timur kembali menggelar kajian rutin kepenghuluan pertemuan ke-5 di KUA Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran penghulu dari wilayah Kabupaten dan Kota Pasuruan. Selain menjadi wadah silaturahmi, forum ini bertujuan memperkuat wawasan keilmuan para penghulu dalam menunjang tugas pelayanan publik.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta membedah Kitab Al-Miftah lil Ulum bersama Koordinator Al-Miftah Pasuruan, Ustadz Hanafi. Pemateri menyampaikan kajian secara interaktif dengan menekankan pendalaman materi keilmuan yang relevan bagi jajaran kepenghuluan.
Acara dibuka oleh Kepala KUA Kecamatan Kejayan sekaligus Ketua Bidang Hubungan antar-Lembaga/Masyarakat dan Informasi Publik PW APRI Jatim, H.M. Ja’far Habibullah, Lc. Dalam sambutannya, ia menggarisbawahi pentingnya peningkatan kompetensi secara berkelanjutan.

“Kajian seperti ini tidak hanya menjadi sarana menambah wawasan keilmuan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan komunikasi antar-penghulu di Kabupaten dan Kota Pasuruan,” ujar Ja’far.

Turut hadir dalam forum tersebut Ketua APRI Kota Pasuruan, H.M. Cholil, yang ikutserta menyimak seluruh rangkaian kajian bersama para peserta hingga usai.
Melalui agenda rutin ini, PW APRI Jatim berkomitmen terus memfasilitasi ruang pembelajaran berkelanjutan bagi para penghulu di Kabupaten dan Kota Pasuruan guna meningkatkan profesionalisme layanan kepada masyarakat.(Ebs/Puj)
