PASURUAN, java66news.com — Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Pancasila SMP Kabupaten Pasuruan terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan profesionalisme para pendidik. Langkah ini diwujudkan melalui optimalisasi asesmen pada platform Sistem Informasi Pendidikan Pancasila (SIPP) yang telah terintegrasi dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Ketua MGMP Pendidikan Pancasila SMP Kabupaten Pasuruan, Yeni Supriyati, S.Pd., menyampaikan bahwa penerapan teknologi AI dalam platform SIPP menjadi terobosan penting untuk mengukur serta memetakan kompetensi guru secara akurat dan objektif.

“Melalui asesmen berbasis AI di platform SIPP terintegrasi ini, para guru dapat mengetahui pemetaan kompetensi mereka secara presisi. Hal ini memudahkan pengurus MGMP maupun dinas terkait dalam merancang program pelatihan dan pendampingan yang tepat sasaran,” ujar Yeni Supriyati kepada java66news.com, Kamis (3/9/2026).
Pemanfaatan sistem digital berbasis AI ini dirancang untuk mempermudah evaluasi mandiri (self-assessment), penyusunan perangkat pembelajaran, hingga pemberian rekomendasi materi pengayaan bagi para pendidik. Dengan data asesmen yang terintegrasi, tingkat pemahaman guru terhadap kurikulum dan strategi pengajaran nilai-nilai Pancasila dapat ditingkatkan secara konsisten.

Yeni menambahkan bahwa penguatan kompetensi pendidik sangat berbanding lurus dengan kualitas pembelajaran siswa di kelas. Guru yang menguasai materi dan memanfaatkan teknologi dengan baik akan mampu menyampaikan nilai-nilai Pancasila secara lebih interaktif, relevan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
MGMP Pendidikan Pancasila SMP Kabupaten Pasuruan berharap seluruh guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila di wilayah Kabupaten Pasuruan dapat aktif berpartisipasi dan memanfaatkan platform SIPP ini secara maksimal demi terwujudnya transformasi digital di dunia pendidikan.(Ebs/Puj)
