Abuyya M. Hasan Syaibah Ingatkan Pentingnya Introspeksi Diri dan Istiqomah dalam Beribadah

Admin · 28 Agu 2026, 17:09 WIB · 68 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Abuyya M. Hasan Syaibah Ingatkan Pentingnya Introspeksi Diri dan Istiqomah dalam Beribadah

PASURUAN, java66news.com – Pengasuh Pondok Pesantren Arrahmah Al-Hasaniyyah Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Abuyya M. Hasan Syaibah, menyampaikan pesan mendalam mengenai keadilan Allah SWT dan pentingnya ikhtiar manusia dalam beribadah pada Jumat (28/8/2026).

Dalam pernyataannya kepada media java66news.com, Abuyya M. Hasan Syaibah menekankan bahwa setiap kejadian di dunia maupun di akhirat kelak senantiasa memiliki hukum sebab-akibat. Tidak ada satu hal pun, baik atau buruk, yang terjadi secara kebetulan tanpa alasan.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

“Jangan menyalahkan akibat, karena itu terjadi sebab adanya sebab. Tiada asap kalau tidak ada api. Baik atau buruk yang menimpa seseorang tidak terjadi tiba-tiba, pasti ada sebab musababnya,” ujar Abuyya M. Hasan Syaibah.

Ia menjelaskan bahwa keadilan Allah SWT menjamin setiap hamba-Nya mendapatkan balasan yang setimpal atas amalan yang telah mereka perbuat selama di dunia. Allah SWT telah menganugerahkan akal, otak, dan hati nurani kepada setiap manusia agar mereka dapat membedakan jalan yang baik dan buruk.

Menurut beliau, nasib seseorang untuk meraih surga atau neraka sangat bergantung pada pilihan dan usaha manusia itu sendiri dalam memanfaatkan anugerah akal tersebut.

“Allah SWT Maha Adil. Sangat tidak mungkin orang yang istiqomah berbuat baik sesuai arahan syariat Rasulullah SAW kemudian di akhirat tidak mendapat balasan surga, lalu disamakan dengan orang yang tidak berbuat apa-apa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Abuyya mengimbau agar setiap individu tidak sekadar menyandarkan diri pada rahmat Allah SWT tanpa diiringi ikhtiar dan ibadah yang sungguh-sungguh. Selagi masih berada di dunia, manusia diharapkan rajin melakukan introspeksi diri atas segala amal perbuatannya.

“Jangan mengandalkan rahmat jika belum berusaha dengan ibadah yang istiqomah. Allah Maha Rahmat, tetapi itu tidak terjadi begitu saja. Semua ada sebabnya,” pungkas Abuyya M. Hasan Syaibah.(SNA/Ebs)

68 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *