PASURUAN, (java66news.com) – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan menggelar ajang kreatif bernuansa religi dan lingkungan hidup. Kompetisi bertajuk “Lomba Da’i Lingkungan” ini ditujukan khusus bagi pelajar tingkat SMA/SMK/MA di seluruh wilayah hukum Polres Pasuruan.
Mengusung tema besar “Peduli Lingkungan Hidup”, lomba ini mengolaborasikan seni dakwah atau ceramah dengan pesan-pesan moral mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam. Langkah inovatif ini diinisiasi langsung di bawah kepemimpinan Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H.
Ketentuan dan Mekanisme Lomba
Pihak panitia menjelaskan bahwa mekanisme kompetisi ini memanfaatkan platform digital atau media sosial guna menjangkau audiens yang lebih luas serta mengasah kreativitas digital para pelajar.
Setiap peserta diwajibkan membuat video ceramah kreatif sesuai tema yang telah ditentukan. Hasil rekaman video tersebut kemudian diunggah ke akun media sosial masing-masing peserta dengan wajib menandai (men-tag) akun resmi @polrespasuruanofficial.
Timeline dan Jadwal Penting Kegiatan
Bagi para pelajar yang ingin unjuk gigi, berikut adalah jadwal penting pelaksanaan lomba yang wajib dicatat:
Tanggal 6 Juni 2026: Pelaksanaan Technical Meeting (TM) melalui Zoom Meeting.
Tanggal 7 s/d 17 Juni 2026: Proses Seleksi Postingan Video Peserta.
Tanggal 18 Juni 2026: Pengumuman Pemenang 6 Besar (Finalis akan diundang langsung ke Polres Pasuruan).
Tanggal 22 Juni 2026: Pengumuman Pemenang Lomba Peduli Lingkungan Polres Pasuruan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Informasi Pendaftaran
Pendaftaran kini telah resmi dibuka untuk seluruh sekolah menengah atas sederajat di wilayah Pasuruan. Peserta dapat melakukan registrasi dengan cara memindai (scan) barcode yang tertera pada brosur resmi atau menghubungi pusat informasi resmi berikut:
Kontak Panitia: Kasat Binmas Polres Pasuruan (AKP Sunarti, S.H., M.H.)
Nomor Handphone: 0812-7864-838
Akun Media Sosial: @polrespasuruanofficial (Instagram, Facebook, YouTube, TikTok)
Melalui kompetisi ini, Polres Pasuruan berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cakap dalam syiar agama, tetapi juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan hidup di sekitar mereka. (JN/Red)
