Karhutla Terjang Kawasan Bukit Dingklik Tosari, Satsamapta Polres Pasuruan Cepat Tanggap Padamkan Api

Admin · 11 Okt 2026, 21:27 WIB · 15 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Karhutla Terjang Kawasan Bukit Dingklik Tosari, Satsamapta Polres Pasuruan Cepat Tanggap Padamkan Api

PASURUAN – java66news.com Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan sekitar Bukit Dingklik, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu (11/10/2026). Menanggapi kejadian tersebut, Satuan Samapta (Satsamapta) Polres Pasuruan bergerak cepat menerjunkan personel ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.

Langkah sigap ini dilakukan guna mencegah meluasnya kebakaran yang berpotensi mengganggu ekosistem kawasan lereng Bromo serta kenyamanan warga dan wisatawan di sekitar area pemandangan Bukit Dingklik.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Kasat Samapta Polres Pasuruan, AKP Rudi Santosa, S.H., M.H., membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut dan memastikan personelnya telah diturunkan langsung ke titik api.

Kepada java66news.com, AKP Rudi Santosa, S.H., M.H., menuturkan bahwa penyisiran dan upaya pemadaman terus dilakukan secara intensif bersama pihak-pihak terkait.

“Kami bergerak cepat menuju lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat. Personel Satsamapta Polres Pasuruan bersama Tim Gabungan dari TNI, Perhutani, dan relawan warga setempat langsung berupaya memadamkan titik api agar tidak terus meluas,” ujar AKP Rudi Santosa, Minggu (11/10/2026).

AKP Rudi Santosa menambahkan, proses pemadaman di lapangan cukup menantang lantaran kondisi medan yang berbukit, angin yang bertiup cukup kencang, serta vegetasi semak kering yang mudah terbakar. Kendati demikian, api berhasil dilokalisasi dan terus dilakukan proses pendinginan (gipyokan dan pembasahan) untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi menyala kembali.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus bersiaga di sekitar lokasi untuk memantau situasi. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat maupun wisatawan agar tidak merokok sembarangan, tidak membuat perapian, serta tidak melakukan tindakan apa pun yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan hutan dan lahan.

Mengenai penyebab pasti timbulnya titik api serta total luas lahan yang terdampak, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pendataan lebih lanjut di lapangan. (Ebs/Puj)

15 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *