PASURUAN, java66news.com — Prestasi membanggakan di tingkat nasional kembali ditorehkan oleh generasi muda Jawa Timur. Dua murid MAN Insan Cendekia (IC) Pasuruan, Ihda Masluki Auliya dan Nakhwah Yasmin Khansa, berhasil meraih Juara 2 Klaster Sosial dalam ajang Bootcamp for Research Ability and Visionary Exploration (B-BRAVE) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Keberhasilan kolaborasi murid kelas XII E (Ihda) dan XI E (Nakhwah) tersebut diumumkan usai menyisihkan berbagai tim peneliti pelajar dari seluruh Indonesia melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, masa bootcamp, hingga babak final penjurian.
Kepala MAN IC Pasuruan, Ahmad Zamroni, kepada java66news.com menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian berharga yang diraih oleh kedua anak didiknya tersebut.
“Alhamdulillah, apresiasi setinggi-tingginya untuk delegasi peneliti muda kita. Ini adalah bukti bahwa tradisi riset di MAN IC Pasuruan terus hidup dan berkembang dengan sangat baik,” ujar Zamroni dalam keterangan resminya, Kamis (24/9/2026).
Ajang B-BRAVE 2026 besutan BRIN merupakan salah satu kompetisi riset pelajar paling prestisius di tanah air. Kompetisi ini bertujuan mengasah ketajaman analisis, metodologi riset, serta visi eksplorasi masa depan di kalangan generasi muda.
Gagasan riset di bidang ilmu sosial yang diusung oleh Ihda dan Nakhwah dinilai mampu memukau dewan juri hingga mengantarkan mereka mengamankan medali perak.
Capaian ini mempertegas bahwa pelajar madrasah memiliki daya saing tinggi serta mampu berkontribusi aktif dalam ekosistem riset dan inovasi nasional. Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi para siswa lainnya untuk terus berinovasi dan melahirkan karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat luas. (Ebs/Puj)
