Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Guru Gugus Sekolah 1 Grati Gelar Pelatihan Pembelajaran Berbasis Lesson Study

Admin · 11 Sep 2026, 14:58 WIB · 77 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Guru Gugus Sekolah 1 Grati Gelar Pelatihan Pembelajaran Berbasis Lesson Study

PASURUAN, java66news.com – Para pendidik di wilayah Gugus Sekolah (Guslah) 1 Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, mengikuti kegiatan pelatihan berbasis lesson study dan pembelajaran mendalam (deep learning). Kegiatan ini bertempat di SDN Kedawungwetan II dan SDN Kedawungwetan III. Kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni Kamis (10/9/2026) hingga Jumat (11/9/2026).

Kepala Sekolah SDN Kedawungkulon II, Eni Cahya Wijayati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan kepada media java66news.com bahwa pelatihan ini dirancang untuk mendorong kemandirian para pendidik dalam merancang rancangan kegiatan belajar.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

“Harapannya, seluruh guru mampu menyusun modul atau rancangan pembelajaran secara mandiri yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan murid di satuan pendidikan masing-masing. Penggunaan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) diperbolehkan, namun sebatas stimulus awal, bukan sebagai penentu utama,” ujar Eni Cahya Wijayati.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan Ketua Guslah 1, Sucianik, serta pembacaan doa. Memasuki sesi inti, Lilik Istiningsih Hermawati hadir sebagai pemateri yang menyampaikan konsep teknis lesson study dan pendekatan pembelajaran mendalam.

Pelaksanaan kegiatan terbagi menjadi dua tahapan:

Hari Pertama (Kamis, 10/9/2026): Difokuskan untuk guru kelas 4–6.

Hari Kedua (Jumat, 11/9/2026): Difokuskan untuk guru kelas 1–3.

Setelah pemaparan materi, peserta langsung mempraktikkan penyusunan rancangan pembelajaran dalam sesi kerja kelompok berdasarkan tingkatan kelas, dilanjutkan dengan sesi presentasi dan diskusi antarpeserta.

Sesi presentasi berlangsung interaktif dengan dinamika diskusi yang aktif. Pada presentasi kelompok kelas 4, peserta lainnya memberikan evaluasi kritis terkait struktur bahasa dalam rancangan materi yang dinilai terlalu tinggi dan kurang sesuai dengan kognitif peserta didik tingkat sekolah dasar. Perwakilan kelompok kelas 4 mengakui bahwa penyusunan draf awal tersebut memanfaatkan bantuan AI tanpa penyesuaian bahasa yang memadai. Masukan tersebut menjadi bahan refleksi bersama pentingnya penyelarasan materi dengan kondisi peserta didik.

Sebagai langkah berkelanjutan dari tahapan perencanaan (Plan), Guslah 1 telah mengagendakan tahap implementasi (Do) dan observasi-evaluasi (See) pada bulan Oktober mendatang:

Kelas 4–6: Pelaksanaan tahap Do dan See berlokasi di SDN Kedawungwetan IV.

Kelas 1–3: Pelaksanaan tahap Do dan See berlokasi di SDN Kedawungkulon I.(Ebs/Puj)

77 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *