PASURUAN – java66news.com Rangkaian Workshop Diseminasi Bahasa Jawa Kecamatan Tutur resmi ditutup pada Kamis (3/9/2026). Penutupan acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen pelestarian Bahasa Jawa sekaligus mematangkan persiapan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2026.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Korwilcam Pendidikan Kecamatan Tutur H. Sugiarto, M.MPd., Pengawas SD Kecamatan Tutur, Plt. Sekretaris Kecamatan Tutur yang mewakili Camat Tutur, Kepala Desa Ngadirejo, serta para kepala sekolah dan guru perwakilan lembaga SD se-Kecamatan Tutur.
Dalam keterangannya kepada awak media java66news.com, Korwilcam Pendidikan Kecamatan Tutur, H. Sugiarto, M.MPd., menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam menindaklanjuti hasil workshop di setiap satuan pendidikan.
“Workshop ini menjadi titik awal untuk bergerak bersama. Hasil yang diperoleh harus segera ditindaklanjuti melalui program nyata di sekolah, termasuk menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang terarah serta mempersiapkan peserta didik terbaik Kecamatan Tutur untuk berlaga di FTBI 2026,” ujar H. Sugiarto, M.MPd. kepada java66news.com.
Forum penutupan ini tidak sekadar menjadi seremoni, melainkan wadah evaluasi dan penyusunan RTL. Melalui program pengimbasan tersebut, para guru peserta workshop diarahkan untuk membagikan materi kepada sejawat serta mengimplementasikannya langsung dalam proses pembelajaran. Fokus utamanya mencakup pembiasaan penggunaan Bahasa Jawa secara santun, pengembangan literasi budaya, dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
Selain penguatan materi di kelas, sekolah-sekolah di Kecamatan Tutur diinstruksikan untuk segera melakukan pemetaan serta pembinaan terhadap siswa berpotensi guna menyongsong FTBI 2026. Ajang tahunan ini diposisikan bukan sekadar lomba, melainkan sarana menumbuhkan kebanggaan terhadap bahasa daerah, tata krama, dan nilai unggah-ungguh sejak usia dini.
Suasana penutupan kian berkesan dengan adanya pemberian ucapan selamat ulang tahun kepada Pengawas SD Kecamatan Tutur yang menginjak usia 60 tahun pada 9 September 2026, serta Camat Tutur yang memperingati hari ulang tahunnya pada 28 Agustus 2026. Momen apresiasi tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah kecamatan, Korwilcam Pendidikan, pemerintah desa, pengawas, kepala sekolah, dan guru.
Dengan berakhirnya workshop ini, gerakan pelestarian bahasa ibu resmi berlanjut di tiap-tiap sekolah demi melahirkan generasi muda Kecamatan Tutur yang berprestasi, berkarakter, dan bangga akan budaya daerah.(Ebs/Puj)
Workshop Diseminasi Bahasa Jawa Kecamatan Tutur Ditutup, Siapkan RTL dan FTBI 2026


