SURABAYA — java66news.com Sebanyak 4.500 murid Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Tegalsari, Surabaya, memadati kawasan Jalan Majapahit pada Minggu (30/8/2026) pagi. Dampingan para guru dan kepala sekolah, para siswa antusias mengikuti kegiatan jalan sehat dalam rangka memeriahkan Peringatan Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Acara yang diprakarsai oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kecamatan Tegalsari ini dimulai tepat pukul 06.00 WIB. Titik pemberangkatan berada di kawasan Jalan Majapahit, tepat di samping gerai McDonald’s Raya Darmo. Pemilihan waktu di akhir bulan Agustus disengaja agar tidak berbenturan dengan agenda peringatan di lingkungan RT/RW tempat tinggal para murid dan guru.

Sebelum bendera start dikibarkan, Ketua IGTKI-PGRI Kecamatan Tegalsari, Fube Christin Souisa, S.Psi., M.Pd., bersama para kepala sekolah melepas 31 balon berwarna merah dan putih ke udara. Jumlah balon tersebut mempresentasikan 31 sekolah TK yang terdaftar di wilayah Kecamatan Tegalsari.
“Kegiatan jalan sehat ini digelar untuk memperingati HUT RI. Selain hari kemerdekaan, kami juga kerap menyelenggarakan agenda serupa pada momentum lain, seperti Hari Guru atau HUT PGRI,” ujar Fube Christin di sela-sela pengundian hadiah (doorprize).
Senada dengan hal tersebut, perwakilan dari TK Tunas Adipura Wonorejo, Dwi Wahyuni—atau yang akrab disapa Bu Yuni—menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai positif yang besar bagi tumbuh kembang anak dan keharmonisan antarlembaga.

“Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini, tetapi juga mempererat tali persatuan dan kerukunan antara murid, pendidik, hingga kepala sekolah,” tutur wanita yang juga menjabat sebagai Bendahara IGTKI-PGRI Kecamatan Tegalsari tersebut.
Meski acara besar ini tidak dihadiri oleh pejabat setempat, seperti camat maupun perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya, seluruh rangkaian kegiatan tetap berlangsung aman, lancar, dan sukses.
Yuni pun berharap pada penyelenggaraan mendatang ada dukungan penaja (sponsorship) yang lebih luas agar dapat menghadirkan ragam hadiah yang lebih menarik bagi para anak didik.(Edy/Ebs)
