Kutip Kitab Tanbihul Ghofilin, Abuyya M. Hasan Syaibah Imbau Orang Tua Rutin Introspeksi Diri

Admin · 30 Agu 2026, 12:57 WIB · 88 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Kutip Kitab Tanbihul Ghofilin, Abuyya M. Hasan Syaibah Imbau Orang Tua Rutin Introspeksi Diri

PASURUAN – java66news.com Pengasuh Pondok Pesantren Arrahmah Al-Hasaniyyah Bangil, Abuyya M. Hasan Syaibah, menekankan pentingnya keteladanan orang tua dalam membentuk karakter dan akhlak anak. Hal tersebut disampaikannya kepada wartawan java66news.com di Pasuruan, Jawa Timur, pada Ahad (30/8/2026).

Dalam keterangannya, Abuyya M. Hasan Syaibah merujuk sebuah kisah hikmah dari kitab Tanbihul Ghofilin. Kisah tersebut menceritakan seorang ibu yang disiksa oleh anak kandungnya di hadapan khalayak ramai. Ketika masyarakat hendak membela dan membalas perbuatan sang anak, ibu tersebut justru melarangnya dan mengaku bahwa perlakuan buruk itu merupakan balasan atas perbuatannya sendiri kepada orang tuanya di masa lalu.

“Perlakuan apa yang akan kita dapatkan dari anak, sudah terjawab dengan sikap dan perbuatan kita kepada orang tua kita hari ini,” tegas Abuyya M. Hasan Syaibah.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Ia juga mengutip pesan Rasulullah SAW terkait pentingnya berbakti kepada orang tua:

“Baktimu kepada orang tuamu, begitu pulalah anak-anakmu kelak akan berbakti padamu.”

Pesan Penting Pendidikan Karakter Anak

Pentingnya Contoh Nyata: Secanggih apa pun konsep pendidikan karakter (akhlaq), tidak akan berdampak signifikan jika orang tua tidak memberikan teladan yang baik secara langsung.

Introspeksi Orang Tua: Jika anak dinilai kurang berbakti, orang tua hendaknya melakukan introspeksi diri (muhasabah), memperbanyak istigfar, serta membenahi hubungan ketaatan dengan orang tuanya sendiri.

Mendoakan Orang Tua: Kewajiban berbakti tidak terputus meski orang tua telah meninggal dunia, yaitu dengan terus memanjatkan doa bagi mereka.

Pesan spiritual ini menjadi pengingat bagi masyarakat luas bahwa keharmonisan dan akhlak mulia dalam keluarga bermula dari sikap hormat serta bakti seorang anak kepada kedua orang tuanya.(SNA/Ebs)

88 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *