PASURUAN – (java66news.com) Membangun rumah tangga bukan sekadar perayaan akad nikah yang meriah, melainkan tentang bagaimana dua insan menjalani perjalanan panjang setelahnya. Prinsip ini menjadi poin utama dalam kegiatan Bimbingan Perkawinan (BINWIN) yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pandaan pada Rabu, (13/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat ini diikuti oleh 12 pasang calon pengantin. Para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif yang mencakup komunikasi efektif, kesiapan mental, hingga strategi menjaga keharmonisan rumah tangga. Sementara itu Kepala KUA Pandaan, H. Ali Shodiqin, S.Ag., menegaskan bahwa BINWIN merupakan langkah strategis untuk memberikan pemahaman mendalam kepada calon pengantin sebelum mereka resmi berkeluarga.
Menurut Ali, kesiapan yang matang adalah fondasi utama karena pernikahan menuntut tanggung jawab yang berkelanjutan. Melalui bimbingan ini, diharapkan pasangan tidak hanya siap saat di pelaminan, tetapi juga tangguh dalam menghadapi dinamika kehidupan bersama.
Pesan Filosofis: Nikah itu Saling, Bukan Paling
Salah satu momen yang paling berkesan bagi peserta adalah pesan yang disampaikan oleh Wahyudi, Penyuluh Agama Islam KUA Pandaan. Ia menekankan sebuah filosofi sederhana namun mendalam mengenai esensi hubungan suami istri.
Nikah itu saling, bukan paling. Saling cinta, saling hormat, saling menjaga, dan saling ridho, ujar Wahyudi di hadapan para peserta. Pesan ini mengingatkan bahwa kebahagiaan rumah tangga hanya bisa dicapai jika kedua belah pihak mau saling memahami dan menghargai, bukan saling merasa paling benar atau paling dominan.
Harapan untuk Keluarga Harmonis
Selama kegiatan berlangsung, para calon pengantin tampak antusias mengikuti sesi diskusi dengan para pemateri. KUA Kecamatan Pandaan berharap melalui pembekalan ini, para peserta memiliki kesiapan emosional, spiritual, dan sosial yang kuat.
Output yang ingin dicapai bukan sekadar legalitas formal pernikahan, melainkan terciptanya keluarga-keluarga baru yang harmonis dan penuh tanggung jawab di tengah masyarakat.(Red)
