Pesan Bijak Pengasuh Ponpes Arrahmah Al-Hasaniyyah: Gadget adalah Fenomena Akhir Zaman, Gunakan dengan Kearifan )

Admin · 7 Mei 2026, 13:01 WIB · 15 dilihat · 2 menit baca
Bagikan:
Pesan Bijak Pengasuh Ponpes Arrahmah Al-Hasaniyyah: Gadget adalah Fenomena Akhir Zaman, Gunakan dengan Kearifan )

PASURUAN, (java66News.com) – Perkembangan teknologi informasi melalui telepon seluler (HP) kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Namun, di balik kemudahannya, terdapat risiko besar yang mengintai moralitas generasi muda jika tidak disikapi dengan bijak.

Hal ini ditegaskan oleh Abuyya M. Hasan Syaibah, Pengasuh Pondok Pesantren Arrahmah Al-Hasaniyyah, Bangil, Pasuruan. Menurut beliau, perangkat digital saat ini merupakan fenomena akhir zaman yang membawa dua sisi mata uang: peluang ilmu pengetahuan sekaligus ancaman maksiat.

Benteng Pertahanan Moral bagi Pelajar dan Santri

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

Abuyya menekankan bahwa akses informasi yang nyaris tanpa batas menuntut adanya kearifan dalam bermedia sosial. Ia menyoroti maraknya konten negatif, termasuk pornografi, yang kini sangat mudah diakses bahkan sering muncul secara otomatis melalui iklan yang tidak bertanggung jawab.

“Konten-konten tersebut dapat merusak mental, apalagi bagi pelajar atau santri. Khususnya bagi para penghafal Al-Qur’an, fokus mereka bisa hilang. Cahaya (Nur) Al-Qur’an tidak akan bersatu dengan kemaksiatan,” tutur Abuyya dalam pesannya kepada redaksi Java66News.com.

Beliau mengingatkan agar para generasi muda tidak mengorbankan prestasi dan masa depan hanya karena penyalahgunaan teknologi yang ia istilahkan sebagai “virus” jika tidak disertai ilmu dalam pemakaiannya.

Peran Penting Orang Tua

Selain kesadaran diri, peran orang tua dianggap sebagai kunci utama dalam menjaga putra-putrinya yang masih kecil agar tidak terjebak dalam pengaruh buruk dunia digital. Abuyya mengimbau agar keharmonisan keluarga tidak menjadi korban akibat kelalaian dalam penggunaan gadget.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa tidak hanya masyarakat awam, namun mereka yang berilmu pun bisa terjungkal dalam nista akibat pengaruh negatif media sosial yang begitu kuat.

Cerdas dalam Bermedsos

Sebagai penutup, Abuyya M. Hasan Syaibah mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Pasuruan, untuk bersikap cerdik dan cerdas dalam menggunakan media sosial.

“Ambil manfaatnya, buang virusnya. Jadilah pribadi yang cerdas dalam bermedia sosial agar teknologi menjadi sarana kemaslahatan, bukan penghancur masa depan,” pungkasnya.(Red)

15 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →