Gelar Tasyakuran Kelulusan, Kasubbag TU Kemenag Pasuruan: Madrasah Harus Naik Level dan Dinamis!

Admin · 10 Jun 2026, 11:26 WIB · 21 dilihat · 3 menit baca
Bagikan:
Gelar Tasyakuran Kelulusan, Kasubbag TU Kemenag Pasuruan: Madrasah Harus Naik Level dan Dinamis!

PASURUAN, (java66news.com) – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Pasuruan sukses menggelar acara Tasyakuran dan Penyerahan Siswa Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 pada Rabu (10/06/2026). Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti prosesi pelepasan 126 wisudawan/ti yang siap melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Acara penting ini dihadiri oleh jajaran tokoh struktural dan tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan Dr. H. Bakhrul Ulum, S.Ag., M.Si., Kepala MTsN 4 Pasuruan H. Akhmad Fauzi, S.Ag., M.Pd.I., Ketua Komite M. Mundzir Muslikh, M.MPd., jajaran Forkopimka Kecamatan Wonorejo, serta menghadirkan KH. Faishol Munir sebagai pembicara utama.

Dalam sambutan pengarahannya, Kasubbag TU Kemenag Pasuruan, Dr. H. Bakhrul Ulum, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa momentum kelulusan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud rasa syukur atas capaian akademis yang telah ditempuh selama tiga tahun.

Advertisement
Iklan · Promosi
Pasang Iklan di Java66News
Jangkau ribuan pembaca aktif Jawa Timur setiap hari
Hubungi Kami

“Pendidikan adalah gambaran nyata dari upaya kita menjalankan roda kehidupan. Melalui pendidikan, status sosial masa depan didesain, dan kelulusan hari ini adalah pondasi awal untuk pengembangan edukasi berikutnya,” ujar Bakhrul Ulum di hadapan para wali murid dan wisudawan.

Kombinasi Ilmu dan Akhlak: Kunci Menuju Madrasah Dinamis

Lebih lanjut, Bakhrul Ulum menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu agama dan ilmu umum dalam dunia pendidikan madrasah. Menurutnya, madrasah memiliki keunggulan kompetitif karena mampu melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus santun secara perilaku.

“Ilmu dapat, akhlak juga dapat. Minimal, anak-anak yang lulus hari ini sudah mampu mengimplementasikan apa yang mereka serap di MTsN 4 Pasuruan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Beliau juga berpesan agar para lulusan tidak cepat berpuas diri. Kementerian Agama terus mendorong madrasah untuk keluar dari zona nyaman.

“Madrasah sudah waktunya naik level. Jangan statis, melainkan harus dinamis dan terus berkompetisi, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” tegasnya optimistis.

Arahkan Sesuai Potensi dan Keahlian Khusus

Menanggapi keberagaman potensi siswa, Kasubbag TU mengimbau para orang tua agar jeli melihat bakat anak. Salah satu contoh konkret yang ia sebutkan adalah kemampuan membaca kitab kuning.

“Jika anak-anak memiliki spesifikasi keahlian khusus seperti membaca kitab kuning, arahkan mereka ke lembaga atau madrasah yang memiliki passion serta program khusus yang linier dengan kemampuan tersebut,” jelasnya. Ia juga memberikan referensi bahwa di Jawa Timur terdapat madrasah unggulan, salah satunya MAN Insan Cendekia (IC) yang terletak di Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Di akhir arahannya, Dr. H. Bakhrul Ulum menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh wali murid yang telah memercayakan putra-putrinya untuk menimba ilmu di madrasah.

Acara ditutup dengan doa bersama, mengiringi harapan besar agar ilmu yang diraih para wisudawan senantiasa membawa kemanfaatan, kebaikan, keberkahan, dan kemaslahatan bagi masyarakat luas. (J66/Red)

21 kali dilihat
Bagikan artikel ini:
Admin
Penulis

Admin

Jurnalis Java66news

Lihat semua artikel →