PASURUAN – (java66news.com) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Grati terus berkomitmen dalam menekan angka pernikahan dini melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Kali ini, kegiatan edukatif tersebut menyasar siswa-siswi SMK Kartika Grati pada Selasa (19/5/2026).
Program BRUS ini disambut hangat oleh pihak sekolah. Kepala SMK Kartika Grati, Nur Hasan, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan dan sinergi yang terjalin.
“Terima kasih yang setinggi-tingginya atas silaturahmi ini. Dengan kolaborasi bersama KUA, kami berharap dapat lebih erat dalam membina remaja usia sekolah, khususnya dalam upaya bersama menekan angka pernikahan usia dini di wilayah kita,” ujar Nur Hasan di sela-sela kegiatan.
Menanggapi harapan tersebut, Kepala KUA Kecamatan Grati, H. Akhmad Jamaluddin Khoir, S.Ag., M.Pd.I., menyambut baik ajakan kerja sama yang lebih luas. Ia menekankan bahwa peran KUA tidak hanya terbatas pada kegiatan BRUS saja, tetapi terbuka untuk mendukung berbagai program keagamaan lainnya di lingkungan sekolah.
“Kami sangat terbuka untuk terus bersinergi. Pesan saya, mari kita jalin kerja sama ini tidak hanya sebatas pada kegiatan BRUS saja. Untuk kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya, monggo, kami siap membantu demi menyukseskan program-program yang bermanfaat bagi siswa,” tutur H. Akhmad Jamaluddin Khoir.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber dari Penyuluh Agama Islam Kecamatan Grati. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan, yang berfokus pada pentingnya perencanaan masa depan dan dampak negatif pernikahan dini.
Dengan adanya kolaborasi berkelanjutan antara KUA dan instansi pendidikan, diharapkan remaja di Kecamatan Grati memiliki bekal pengetahuan agama yang kuat serta visi masa depan yang lebih matang, sehingga mampu menghindari risiko pernikahan di usia sekolah.(Red)
